Kamis, 29 Januari 2015

apa itu algoritma . . . ? ? ?

hai teman2 semua . . postingan kedua kali ini, saya akan membahas yang masih ada kaitannya dengan postingan saya yang sebelumnya disini. . pokok bahasannya adalah "APA ITU ALGORITMA . . ???”.

Jika di tinjau dari asal usulnya, kata algoritma mempunyai sejarah yang cukup unik dan aneh. Orang hanya menemukan kata algorism yang arti proses menghitung dengan angka arab. Jadi,  jika teman2 menghitung menggunakan angka arab maka teman2 bisa dikatakan algorism. Para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama seorang penulis buku bahasa arab yang terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi yang dibaca algorism oleh orang barat.
Al-khuwarizmi menulis buku yang berjudul kitab al jabar wal-muqabala yang artinya "Buku Pemugaran dan Pengurangan" (The Book of Restoration and Reducation). Dari judul buku itu kita menumukan kata "Aljabar" (algebra). perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering di kelirukan dengan arithmetic. sehingga akhrian -sm di ubah menjadi -thm. dalam bahasa Indonesia di sebur algoritma

ALGORTIMA adalah urutan langkah-langka yang logis dan sistematis dalam memecahkan suatu masalah. Langkah algoritma harus logis dan ditentukan nilai salah atau benarnya. Algoritma haruslah memberikan keluaran yang dikehendaki dengan masukan yang di berikan. Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya. 

mungkin banyak yang berpikir algoritma dan program mempunyai arti atau makna kata yang sama. ndapat itu salah, algoritma dan program itu berbeda, program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. jadi bisa di katakan program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. WIRTH(1997) menyatakan dalam bukunya bahwa :

ALGORITMA + STRUKTUR = PROGRAM.

Sruktur data dan algoritma sangatlah berhubungan erat. algoritma yang baik tanpa pemilihan strukur data yang tepat kan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya. Dalam pembuatan algoritma terdapat banyak keuntungan di antaranya :
  • pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa program manapun.
  • Notasi algoritma dapat di terjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
  • Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan di keluarkan sama karena algoritmanya yang sama.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam membuat algoritma :
·         Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah. Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah dimengerti dan dipahami.
·         Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis algoritma disebut notasi algoritmik.
·         Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik sendiri. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks program. Namun, supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi algoritmik tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara umum.
·         Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, karena itu pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh komputer. Agar dapat dijalankan oleh komputer, pseudocode dalam notasi algoritmik harus ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang dipilih. Perlu diingat bahwa orang yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan spesifikasi mesin yang menjalannya.
·         Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa pemrograman.
·         Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada translasi tersebut, yaitu :
a.  Pendeklarasian variabel
Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam penggunaan bahasa pemrograman apabila    tidak semua bahasa pemrograman membutuhkannya.
b.  Pemilihan tipe data
Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan pendeklarasian variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada saat pemilihan tipe data.
c.  Pemakaian instruksi-instruksi
Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
d.  Aturan sintaksis
Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.
e.  Tampilan hasil
Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil yang akan disajikan. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika mengkonversikannya menjadi program.
f.  Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok compiler atau interpreter.

Mungkin itulah sedikit bahasan tentang algoritma dan pemrograman. Mungkin lain kali saya akan melanjutkan bahasan.


Salam teknik . . . ! ! !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar