hai teman2 semua . . postingan
kedua kali ini, saya akan membahas yang masih ada kaitannya dengan postingan
saya yang sebelumnya disini. . pokok bahasannya adalah "APA ITU ALGORITMA
. . ???”.
Jika di tinjau dari asal usulnya,
kata algoritma mempunyai sejarah yang cukup unik dan aneh. Orang hanya
menemukan kata algorism yang arti proses menghitung
dengan angka arab. Jadi, jika teman2
menghitung menggunakan angka arab maka teman2 bisa dikatakan algorism.
Para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama
seorang penulis buku bahasa arab yang terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu
Musa Al-Khuwarizmi yang dibaca algorism oleh orang barat.
Al-khuwarizmi menulis buku yang
berjudul kitab al jabar wal-muqabala yang artinya "Buku Pemugaran dan
Pengurangan" (The Book of Restoration and Reducation). Dari judul buku
itu kita menumukan kata "Aljabar" (algebra). perubahan kata
dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism
sering di kelirukan dengan arithmetic. sehingga akhrian -sm di ubah
menjadi -thm. dalam bahasa Indonesia di sebur algoritma.
ALGORTIMA adalah urutan langkah-langka yang logis dan sistematis dalam memecahkan
suatu masalah. Langkah algoritma harus logis dan ditentukan nilai salah atau
benarnya. Algoritma haruslah memberikan keluaran yang dikehendaki dengan
masukan yang di berikan. Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang
sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya.
mungkin banyak yang berpikir
algoritma dan program mempunyai arti atau makna kata yang sama. ndapat itu
salah, algoritma dan program itu berbeda, program adalah kumpulan pernyataan
komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah
algoritma. jadi bisa di katakan program adalah suatu implementasi dari bahasa
pemrograman. WIRTH(1997) menyatakan dalam bukunya bahwa :
ALGORITMA + STRUKTUR =
PROGRAM.
Sruktur data dan algoritma
sangatlah berhubungan erat. algoritma yang baik tanpa pemilihan strukur data
yang tepat kan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.
Dalam pembuatan algoritma terdapat banyak keuntungan di antaranya :
- pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa
program manapun.
- Notasi algoritma dapat di terjemahkan ke dalam berbagai bahasa
pemrograman.
- Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan di keluarkan sama
karena algoritmanya yang sama.
Beberapa hal yang
perlu di perhatikan dalam membuat algoritma :
·
Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah.
Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah dimengerti
dan dipahami.
·
Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti notasi
bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis algoritma disebut
notasi algoritmik.
·
Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik sendiri.
Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks program. Namun,
supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa
pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi algoritmik tersebut
berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara umum.
·
Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, karena itu pseudocode dalam
notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh komputer. Agar dapat dijalankan
oleh komputer, pseudocode dalam notasi algoritmik harus ditranslasikan
atau diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang dipilih. Perlu
diingat bahwa orang yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata
bahasanya dan spesifikasi mesin yang menjalannya.
·
Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam mengkonversikan
suatu permasalahan ke dalam bahasa pemrograman.
·
Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya dapat dilaksanakan
oleh komputer, algoritma harus ditranslasikan ke dalam notasi bahasa
pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada translasi tersebut,
yaitu :
a. Pendeklarasian variabel
Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam penggunaan
bahasa pemrograman apabila tidak semua bahasa pemrograman
membutuhkannya.
b. Pemilihan tipe data
Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan pendeklarasian
variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada saat pemilihan tipe data.
c. Pemakaian instruksi-instruksi
Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masing-masing
memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
d. Aturan sintaksis
Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis dalam
bahasa pemrograman yang akan digunakan.
e. Tampilan hasil
Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil yang akan
disajikan. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika mengkonversikannya menjadi
program.
f. Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok compiler atau interpreter.
Mungkin itulah sedikit bahasan tentang algoritma dan pemrograman. Mungkin lain
kali saya akan melanjutkan bahasan.
Salam teknik . . . ! ! !